Minggu, 14 Maret 2010

kalimat langsung dan tak langsung

Kalimat Langsung dan Tak Langsung

Kopentensi :
1. Siswa dapat menuliskan kalimat langsung dengan benar.
2. Siswa dapat mengubah kalimat langsung ke tak langsung atau sebaliknya
3. Siswa dapat menggunakan dengan tepat dalam kehidupan sehari-hari

Kalimat langsung adalah : Kalimat hasil kutipan pembicaaraan seseorang persis seperti apa yang dikatakannya.

Ciri – ciri kalimat langsung

1. Bertanda petik dalam bahasa tertulis.

2. Intonasi: bagian kutipan bernada

lebih tinggi dari bagian lainnya.

3. Berkemungkinan susunan :

a. pengiring/kutipan

b. kutipan/pengiring

c. kutipan/pengiring/kutipan

4. Penulisan huruf awal kutipan dengan huruf kapital pada susunan cara ke-1, ke-2, dan kutipan pertama cara ke-3.

5. Bagian kutipan ada yang berupa kalimat tanya, kalimat berita, atau kalimat perintah.

Contoh :
Kata Desmon,” Anggel nanti pulangnya saya antar!”

“Anggel Nanti pulangkanya kamu saya antar ya?” kata Desmon.

Kata Desmon disebut kalimat pengiring.

Jikapengiring di belakang perhatikan tanda baca sebelum tanda kutib( Jika kalimat tanya dan perintah sebelum tanda kutib menggunakan tanda ? atau ! jika kalimat berita menggunakan koma. Selain itu Huruf awal di pengiring huruf kecil perhatikan contoh berikut.

1. ” Kapan bukuku kamu kembalikan? tanya Samid.
2. ” Belikan saya mobil baru! pinta Tria.
3. ” Saya akan datang nanti malam, kata Hamid.

1. Ayah menyuruh, “Antarkan surat

ini ke kantor Bapak!”

(pengiring/kutipan).

2. “Ayo, masuk satu-satu” gertak

polisi kepada tiga orang pencopet yang baru saja tertangkap.

(kutipan/pengiring).

Perubahan Kalimat Langsung ke Tak Langsung

Dalam perubahan bentuk ini perhatikan perubahan kata gantinya:

Langsung —>Tak Lansung
Saya —-> Dia
Kamu —–> Saya
Kalian —–> Kami
Kami —–> Mereka
Kita —–> Kami

Ada alternatif lain agar tidak menghafal :
Caranya Posisikan diri anda menjadi orang yang diajak bicara setelah itu informasikan kepada orang ketiga.
Contoh : Kata Dhani,” Coba kamu bantu saya menyelesaikan tugas ini!”
Maka anda menjadi orang yang diajak bicara Dhani,
Setelah itu ada orang lain yg bertanya : Dhani tadi bicara apa?
jawab:
Dhani mengatakan supaya saya membatu dia menyelesaikan tugas.
Jawaban anda itulah kalimat tak langsungnya.

Selamat mencoba.
1. Paman mengatakan,” Pulanglah kalian secepatnya karena sebentar lagi hujan turun.”
2. Kata Ketua Rombongan,” Terimakasih atas sambutan kalian kepada kami pada acara kunjungan kami,”

Kalimat Tak Lansung.
Kalimat menyatakan isi ujaran orang ketiga tanpa mengulang kata-katanya secaraCara merubah Kalimat tak langsung ke Kalimat langsung.

Ciri-ciri :

1. Tidak bertanda petik.

2. Intonasi mendatar dan menurun

pada akhir kalimat.

3. Pelaku yang dinyatakan pada isi kalimat langsung mengalami perubahan, yakni:

a. kata ganti orang ke-1 menjadi orang ke-3.

b. kata ganti orang ke-2 menjadi orang ke-1.

c. kata ganti orang ke-2 jamak atau kita menjadi kami atau mereka, sesuai dengan isinya.

4. Berkata tugas: bahwa, agar, sebab, untuk, supaya, tentang, dan sebagainya.

5. Bagian kutipan semuanya berbentuk kalimat berita.

Contoh :
Webby mengatakan bahwa dia akan datang kerumahku nanti sore.
Untuk merubahnya maka anda harus :
1. Menerka kira-kira Webby bicaranya apa saat itu.
2. Ubahlah kembali ke Tak Langsung lagi sebagi cek ulang.
Hasilnya :

Kata Webby,” Saya nanti sore akan kerumahmu.”

Dikutip dari : http://bagas.wordpress.com/2007/09/14/kalimat-langsung-dan-tak-lansung/

http://budicrue.multiply.com/journal/item/17







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar